LANGKAH LANGKAH MENANAM CABAI.
LANGKAH - LANGKAH MENANAM CABAI.
1. Pemilihan Benih
-
Pilih benih cabai yang sehat, tidak cacat, dan bersertifikat.
-
Rendam benih dalam air hangat 3–4 jam untuk mempercepat perkecambahan.
2. Penyemaian
-
Siapkan media semai dari campuran tanah gembur, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.
-
Taburkan benih cabai lalu tutup tipis dengan tanah atau sekam.
-
Siram dengan sprayer agar lembab, jangan sampai tergenang.
-
Tunggu 2–3 minggu sampai bibit tumbuh 4–5 helai daun.
3. Persiapan Lahan / Pot
-
Jika di lahan, gemburkan tanah lalu buat bedengan dengan jarak antar-bedengan 60–70 cm.
-
Campurkan pupuk kandang matang 2–3 kg per lubang tanam.
-
Jika di pot, gunakan pot berdiameter minimal 30 cm, isi dengan campuran tanah, kompos, dan sekam (2:1:1).
4. Penanaman
-
Pindahkan bibit cabai dengan hati-hati agar akar tidak rusak.
-
Jarak tanam di lahan: 50 x 60 cm.
-
Tanam bibit pada sore hari agar tidak layu.
5. Perawatan
-
Penyiraman: 1–2 kali sehari (pagi/sore), tergantung kondisi tanah.
-
Pemupukan: Tambahkan pupuk NPK atau organik cair tiap 2–3 minggu.
-
Penyiangan: Bersihkan gulma secara rutin.
-
Pengendalian hama: Awasi serangan kutu daun, ulat, dan lalat buah. Gunakan pestisida nabati (misalnya dari bawang putih atau daun mimba) bila perlu.
6. Panen
-
Cabai biasanya siap panen 2,5–3 bulan setelah tanam.
-
Panen cabai saat sudah merah merata atau sesuai kebutuhan (setengah matang atau hijau juga bisa).
-
Panen rutin bisa dilakukan tiap 2–5 hari sekali.
Komentar
Posting Komentar